Jeirry : KPU Terlalu Bergantung Pada IF ES
Penghentian ini dinilai sebagai salah satu akibat dari kurangnya kordinasi.
maaf, saya yang bodoh atau berita ini yang menyesatkan ya? judulnya dikatakan Hentikan Tabulasi, KPU Dikecam. Lead berita menyatakan tabulasi sudah dihentikan. "Penghentian ini dinilai sebagai salah satu akibat dari bentuk intervensi terhadap KPU oleh lembaga bernama IFES" begitu tertulis pada kalaimat kedua.
Masalahnya, di bagian isi, Jeiry sebagai nara sumber ternyata bukan mengecam penghentian tabulasi, melainkan soal dana tabulasi yang berasal dari IFES. Hal itu juga diperkuat dari konfirmasi ketua KPU yang membicarakan soal dana tabulasi itu. So, ini berita apa sih sebenarnya? Kecaman terhadap Tabulasi yang didanai IFES sekaligus meminta agar tabulasi dihentikan, atau yang dikecam soal penghentian tabulasi? kalau yang kedua, kok konfirmasinya ke Ketua KPU kok ndak nyambung ya? tau aaaah....
kalau sudah dihentikan ngapain pula KPU ngasih PENGUMUMAN mesti tgl 22-27 Juli 2009, ya mulai besok lah Sabtu 11 Juli 2009 hasil dari SMS made in AMRIK ini di UMUM kan. Dan rasanya kembali Indonesia di acak acak AMRIK via SMS, emangnya dah nggak bisa kerja ya Pasukan KPU.Selamet deh hasil kerja KPU ini dan berapa BIATYA nya ya?????
sedih saya, wajar kalo calon2 yang lainnya mempersoalkan. wong acak adul kaya gini.
mahar prastowo
11/07/2009
Setuju Bung Jerry, jangan sampai hasil Pemilu bukan berdasarkan suara riil tapi berdasar SKENARIO WASHINGTON, kenapa harus dibangun poros Jakarta-Washington? apakah ada kepentingan dibalik itu?
Karena kalau hanya butuh SMS Provider, sudah banyak perusahaan di Indonesia yang bisa melakukannya. Kalau perlu pemerintah juga punya tim ahli bidang IT. masa' pemerintahan kok selalu pakai pihak ketiga [swasta], bukankah isinya pemerintahan itu PNS para ahli yang kompeten di bidangnya yang direkrut tiap tahun?
Meth.Kusumahadi
11/07/2009
Sudah lama saya curiga, negara2 Asing yang bisnisnya diakomodasi pasti akan terus mendukung SBY dan celakanya, banyak pemimpin kita memang lengah, mau gampangnya, tidak mau kerja keras, terlalu banyak omong, lalu semua diserahkan asing...itulah KPU kita. Asing pasti tidak suka Mega_Prabowo yang secara telak mau mengoreksi dominasi mereka.
Dalam kasus ini, saya menghormati Mega Prabowo yang menunda mengucapkan selamat. LSI juga bisnis (ingat Neolib tidak pernah akan tidur dan bisa masuk ke sektor apa saja asal bisa mendominasi dan untungnya gede. Ingat pula Asing itu jaya dengan kerjasama orang dalam negeri, rambutnya hitam, sawomatang kulitnya. Kita harus membela Indonesia dari dominasi asing, ini bukan menolak tehnologi tetapi menolak PENJAJAHAN. Salam untuk Indonesia.
http://blog.cybergl.co.id/2009/07/11/seris-behind-the-scene/
http://harry.sufehmi.com/archives/2009-07-09-2155/
Hanya dana saja sedangkan pengembangan oleh warga negara indonesia..
Tolong buat berita lihat sumbernya dahulu
<< Kembali ke halaman artikel
Jika anda member Vivanews, silahkan
login, atau
Daftar ID anda.