Menkeu Sri Mulyani
"Kenaikan Gaji Menteri Sudah Masuk APBN 2010"
Sri Mulyani mengatakan bahwa kenaikan gaji menteri itu, tidak hanya terkait gaji menteri.
Senin, 26 Oktober 2009, 16:58 WIB
Heri Susanto, Agus Dwi Darmawan
Menkeu, Sri Mulyani Indrawati (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Alokasi kenaikan gaji menteri dan Presiden sudah terantisipasi dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara 2010. Namun, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kenaikan gaji yang dimaksud sebenarnya adalah remunerasi, dimana tidak hanya untuk para menteri tapi untuk seluruh pejabat negara.
 
Sri Mulyani mengatakan bahwa kenaikan gaji menteri itu, tidak hanya terkait gaji menteri saja. "Sebenarnya itu remunerasi tapi dipersempit menjadi gaji menteri saja," ujar Sri Mulyani di Hotel Hyatt usai membuka seminar Pengelolaan Keuangan Negara, Senin 26 Oktober 2009.
 
Ani mengatakan dalam desain anggaran 2010, remunerasi ini semua dimasukkan dalam belanja reformasi birokrasi.
 
"Kami sudah mengantisipasi desain anggaran 2010 ini yang di dalamnya ada slot untuk antisipasi kalau reformasi ini sudah komplet. Jadi bagaimana dalam APBN disiapkan kalau nanti pada 2010 ada berapa Kementrian/Lembaga yang melaksanakan reformasi birokrasi termasuk nanti bagaimana sampai 2012 ketika seluruh Kementrian/Lembaga menyelesaikan reformasi birokrasi," kata dia.
 
Sebagaimana diketahui bahwa dalam APBN 2010, pemerintah mengajukan anggaran sebesar Rp 18,1 triliun untuk penerapan reformasi birokrasi. Melalui reformasi birokrasi ini, pemerintah berharap pelayanan publik bisa lebih baik.
 
"Jadi siklus perencanaan dalam APBN ini semuanya sudah ada, bahwa kemudian butuh proses panjang, itu semua memang dipersiapkan secara hati-hati dan konsisten," katanya.
 
heri.susanto@vivanews.com

• VIVAnews
 
komentar
kafilah
26/10/2009
halah... menPAN baru kok berikan pernyataan "masih di pertimbangkan" lagian, kalo hari ini sudah naik, apakah rakyat akan tau? memang gaji ga cukup dengan segala fasilitas yang diterima...? dijalan aja ga mau macet. pake voorijder atau nissan item dengan guard. mana bisa berempati dengan kesengsaraan rakyat..?
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.

BERITA POLITIK TERPOPULER