Reformasi Birokrasi
Selain Menteri, Gaji DPR, BPK Juga Bakal Naik
Dalam desain anggaran 2010, remunerasi ini semua masuk belanja reformasi birokrasi.
Selasa, 27 Oktober 2009, 07:30 WIB
Heri Susanto, Agus Dwi Darmawan
Sri Mulyani Indrawati (AP Photo/Achmad Ibrahim)

VIVAnews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan pembicaraan soal rencana kenaikan gaji sesungguhnya bukan hanya terkait dengan gaji menteri. Namun, itu menyangkut seluruh struktur pejabat negara, baik itu pejabat di lingkungan eksekutif, legislatif dan yudikatif. 

"Persiapannya sudah berlangsung sejak 2006," ujar Sri Mulyani di Jakarta, 26 Oktober 2009.
 
Dia menekankan sesuai dengan Undang-Undang pejabat publik, yang dilihat disitu adalah praktek remunerasi di instansi, baik kantor eksekutif, legislatif (DPR, DPD), atau yudikatif, bahkan termasuk auditor BPK. Selain itu, termasuk komisi-komisi seperti perlindungan anak, HAM, dan semua definisi yang termasuk pejabat negara.

"Remunerasi dibahas sejak 2006, karena pemerintah belum pernah memiliki suatu sistem yang secara konsisten membandingkannya," ujar Sri Mulyani.
 
Pembahasan ini, ujar Sri Mulyani, dibahas di Departemen Keuangan, Kantor Menneg PAN, Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, dan tiga Kantor Menko Perekonomian. "Hasilnya, saat ini sudah mencapai tahap finalisasi."
 
Sri Mulyani mengatakan bahwa kenaikan gaji itu, tidak hanya terkait gaji menteri saja. "Sebenarnya itu remunerasi tapi dipersempit menjadi gaji menteri saja," ujar Sri Mulyani.

Dia menjelaskan dalam desain anggaran 2010, remunerasi ini semua dimasukkan dalam belanja reformasi birokrasi.

heri.susanto@vivanews.com

• VIVAnews
 
komentar
bagus
27/10/2009
belum kerja sudah minta naik gaji.... oiya ya saya lupa mereka belum balik modal.... maklum uangnya habis untuk kampanye... tapi sampai kapan uangnya bisa kembali mungking 5 tahun lagi.... lalu kapan kerjanya... kalau cuma mikirin gajinya untuk balik modal... Subhanaullah..... Semoga Allah memberi petunjuk..... bayangkan masyarakat kita di sumbar dan tempat2 lain yg sedang dan akan mendapat mushibah... apakah mereka memikirkan itu....???? jabatan menteri bukan untuk cari uang Bos.....
sugiyanto prasetyolaksono
27/10/2009
Memang susah utk menjadi pejabat negara yg amanah, Ingatlah....kenikmatan dunia hanya sekejap saja.
Tikus
27/10/2009
Lanjutkan ondel ondel republik mimpi! Kencangkan terus ikat pinggang rakyat dan pihak swasta! Memuakkan!
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.

BERITA POLITIK TERPOPULER