Pembatalan Raker DPR Jadi Masalah Serius
"Ini bisa jadi preseden terjadinya mutilasi politik."
Kamis, 29 Oktober 2009, 17:20 WIB
Siswanto, Suryanta Bakti Susila
Sidang Paripurna DPR (Vivanews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews – Pembatalan Rapat Kerja Komisi VIII DPR dengan Menteri Agama Suryadharma Ali serta Komisi IX dengan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menjadi persoalan serius di Parlemen.

“Kami sangat menyesalkan. Ini pertama kali terjadi. Pimpinan DPR tidak punya kewenangan menolak atau membatalkan. Ini bisa jadi preseden terjadinya mutilasi politik,” kata Hasrul Azwar, Komisi VII dari Fraksi PPP (Sumatera Utara I), di Parlemen, Senayan, Kamis 29 Oktober 2009.

Sejatinya hari ini rapat kerja dengan Suryadharma Ali berlangsung pukul 9.00. Tapi ditunda hingga malam ini karena Ketua Umum PPP itu ada rapat. Belakangan diketahui rencana rapat malam nanti dibatalkan.

Pembatalan Rapat Kerja Komisi IX dengan Endang Rahayu Sedyaningsih oleh Ketua DPR Marzuki Alie juga sangat disesalkan oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning (Jawa Barat IV).

Ribka juga menyebut rekan-rekannya di komisi lain sekarang ketakutan memanggil menteri untuk rapat dengar pendapat.

Adapun jawaban dari Ketua DPR dari Fraksi Demokrat, Marzuki Alie, ialah bahwa rapat kerja itu belum melalui rapat dengan badan musyawarah.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.