PDIP Sesalkan Hukum Jadi Alat Kekuasaan
"PDIP sangat prihatin terhadap penyelenggaraan kekuasaan yang tak mengabdi pada rakyat."
Jum'at, 20 November 2009, 19:34 WIB
Umi Kalsum, Mohammad Adam
Pramono Anung (Antara/ Prasetyo Utomo)

VIVAnews - Rakernas VII PDI Perjuangan menyentil kisruh yang terjadi antar lembaga penegak hukum. Konflik antar lembaga karena adanya pengaruh kelompok-kelompok yang mengusung kepentingan tertentu ini menunjukkan bukti bahwa hukum di Indonesia telah dijadikan alat kekuasaan.

"Karena itulah PDIP sangat prihatin terhadap penyelenggaraan kekuasaan yang tidak lagi berdasarkan hukum yang mengabdi pada kepentingan rakyat, bangsa dan negara," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Pramono Anung di Jakarta, Jumat 20 November 2009.

Dijelaskan Pram, upaya penyelenggaraan pemerintah yang demokrasi harus didasarkan pada Pancasila, UUD 1945, dan kuatnya pemahaman terhadap penyelenggaraan kekuasaan negara yang dilaksanakan oleh lembaga eksekutif, yudikatif dan legislatif

Dalam keseluruhan proses tersebut, kata dia, konstitusi telah menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Karena itu upaya mewujudkan negara demokratif dengan pilar penegakan hukum, kebebasan pers, dan adanya jaminan bagi pelaksanaan hak warga negara adalah bagian cita-cita PDIP.

Karenanya PDIP merekomendasikan agar proses penegakan hukum dilakukan berdasarkan atas peraturan perundangan yang berlaku yang menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan yang mensyarakatkan pentingnya kredibilitas dan etika aparat penegak hukum.

Konflik antara kepolisian dan kejaksaan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi berawal dari kasus dugaan kriminalisasi dua pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah.

• VIVAnews
 
komentar
Cah gemblung
20/11/2009
BRISIK LU!!!!!!, Kader lu ngomong di depan umum aja masih gagap kaya orang tolol. Tapi kerjaan lu ngomentarin mulu. Cari muka lu!!!!!!. Ngaca dulu kali!!!!!!. Sorry aja ya gw termasuk rakyat yg 100% udah nggak percaya kpd PDI-P. Kadernya aja masih tolol, pake sok pinter lagi lu didepan rakyat
eenya PKS
20/11/2009
PKS juga gitu...sama BRISIK !!!!, Kader lu juga ngomong plinplan...... Tapi kerjaan lu ngomentarin mulu. Sorry aja ya gw termasuk rakyat yg 100% udah nggak percaya kpd PKS..!!!
Tikus
21/11/2009
Yah ga usah disesalkan, sama saja dulu masa "pemerintahan" PDIP juga Jaksa Agung nya yang terkait kasus pelaporan harta kekayaan pejabat negara, juga ga ditindak, kan? Sekarang kok sontak sok tegas?
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.