Tifatul Sembiring
"Kader PKS Tak Ada yang Ambisi Jadi Presiden"
"Hidayat Nur Wahid itu kan tidak maju sendirian tetapi maju atas dukungan PKS."
Rabu, 10 Desember 2008, 15:39 WIB
Arfi Bambani Amri, Zaky Al-Yamani
Salim Segaf Al Jufri, Tifatul Sembiring dan Hidayat Nur Wahid (Antara/ Ujang Zaelani)

VIVAnews - Partai Keadilan Sejahtera mengapresiasi keinginan publik yang menjagokan pasangan Megawati Soekarnoputri-Hidayat Nur Wahid dalam Pemilihan Presiden 2009 nanti. Namun PKS menegaskan, kader-kadernya tak ada yang berambisi menjadi calon presiden.

"Jadi kembali saya menegaskan, kita memutuskan setelah Pemilu legislatif. Hidayat Nur Wahid itu kan tidak maju sendirian tetapi maju atas dukungan PKS. Nanti akan diputuskan oleh Majelis Syura, jadi bukan keputusan satu orang," kata Presiden PKS, Tifatul Sembiring, usai pemotongan hewan kurban di kantor Dewan Pimpinan Pusat PKS, Jalan Mampang Prapatan, Jakarta, Rabu, 10 Desember 2008.

Namun PKS mengapresiasi hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) yang menempatkan pasangan Mega-Hidayat pada nomor satu. "Kita sangat terapresiasi dengan hasil-hasil survei termasuk omongan Ibu Mega kemarin. Tapi sekali lagi di PKS itu ada prosedurnya. Jangan buru-buru, bersabarlah," kata Tifatul. "Urusan presiden dan wakil presiden merupakan masalah yang strategis."

PKS juga tak memiliki kebijakan membolehkan kader-kadernya mengikuti konvensi calon presiden di luar partai. "Tidak mungkin kita. Di PKS tidak ada orang yang berambisi dicalonkan sebagai presiden. Jangankan jabatan di luar, jabatan di dalam saja perlu dibicarakan," jelas Tifatul.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.