Demokrat: Survei LSI Lebih Objektif
"Dulu kami dengan Lingkaran Survei Indonesia Denny JA, tapi kami meragukan hasilnya."
Rabu, 7 Januari 2009, 15:51 WIB
Arfi Bambani Amri, Anggi Kusumadewi
Achmad Mubarok (dok. pribadi)

VIVAnews - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Achmad Mubarok, menyatakan partainya memang membeli hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dipimpin Saiful Mujani. Mubarok menilai survei LSI memang paling objektif dibanding survei-survei lain.

"Pemilihan Presiden dulu kami dengan Lingkaran Survei Indonesia (yang dipimpin) Denny JA, tapi kami meragukan hasilnya. Maka kami ganti dan kami merasa LSI Saiful Mujani objektif," kata Mubarok usai sebuah diskusi di Dewan Perwakilan Daerah, Senayan, Jakarta, Rabu, 7 Januari 2009.

Sebelum memilih Lembaga Survei Indonesia, sejumlah lembaga survei sebelumnya telah menemui Partai Demokrat. Namun setelah dipelajari dan dipilih secara profesional, "LSI Saiful Mujani memang kelihatan korelasi datanya".

"Kemudian kami adakan komunikasi dengan beliau dan kami minta tolong untuk disurveikan di daerah-daerah. Bahkan caleg juga berkomunikasi dengan surveyor untuk mengetahui tingkat elektabilitas mereka," kata Guru Besar Psikologi Islam di Universitas Indonesia itu.

Namun, Mubarok tidak mengetahui berapa dana yang dikeluarkan partai untuk membeli hasil survei LSI tersebut. Mubarok hanya memastikan, yang dibeli hanyalah datanya, bukan lembaganya.

Untuk diketahui, survei terakhir LSI menempatkan Partai Demokrat sebagai partai paling banyak dipilih responden. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di tempat kedua dan Partai Golkar di tempat ketiga. Survei itu juga menemukan calon presiden Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, paling banyak dipilih.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.