Pemilu Presiden 2009
Kampanye Capres Mulai 29 Mei Berakhir 4 Juli
Setiap kontestan dijatah berkampanye terbuka tujuh kali di setiap provinsi.
Rabu, 20 Mei 2009, 15:36 WIB
Arfi Bambani Amri, Suryanta Bakti Susila
Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla di kampanye terbuka Golkar (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Jadwal kampanye Pemilihan Presiden bakal lebih panjang. Komisi Pemilihan Umum hampir pasti memajukan jadwal mulai, sementara jadwal penutupan tetap. Jadwal baru kampanye, dimulai 29 Mei dan berakhir pada 4 Juli.

"Awalnya kami rencanakan tahapan proses pencalonan 9 Mei dan 13 Mei start kampanye," kata Anggota Komisi I Gusti Putu Artha di Kantor Komisi, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2009.

Alasan percepatan itu, karena penetapan calon presiden dan calon wakil bakal lebih cepat. "Bukan mustahil proses verifikasi lebih  cepat dari yang diprediksikan. Mungkin akan selesai 26 Mei," kata Putu.

Jadwal semula, penetapan pasangan calon dan pengundian serta penetapan nomor urut pada 8-9 Juni 2009. "Mengingat kondisi terakhir patut diduga tidak terjadi persyaratan yang tidak signifikan," katanya.

Menurutnya, begitu selesai proses verifikasi, esok harinya bisa penetapan pasangan calon. Begitu penetapan, tiga hari kemudian sudah bisa kampanye. "Sehingga kemungkinan jadwal berubah menjadi paling cepat dimulai 29 Mei," ujarnya.

Komisi membagi dua bagian besar dari rangkaian kampanye 29 Mei hingga 4 Juli 2009 itu. Pertama, 29 Mei sampai dengan 12 Juni dikonsentrasikan kampanye di luar pengerahan massa. "Seperti pemasangan alat peraga, brosur, kampanye di media elektronik dan seterusnya," ujar Putu.

Kampanye dengan pengerahan massa dimulai 13 Juni sampai 4 Juli. Bentuk pengerahan massa, yaitu, rapat umum, pengerahan massa, dan tatap muka. Masa kampanye pengerahan massa itu dua puluh satu hari. "Tiap tim dapat jatah tujuh kali per propinsi," kata Putu.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.

BERITA POLITIK TERPOPULER