Dengan begitu, LRI memprediksi Pemilihan Presiden akan berlangsung dua putaran.
|
|
Baliho kampanye SBY-Boediono dan JK-Wiranto berdampingan di Makassar (Antara/ Yusran Uccang) |
|
VIVAnews - Survei Lembaga Riset Informasi menemukan Pemilihan Presiden 2009 berpeluang berlangsung dua putaran. LRI menemukan elektabilitas Susilo Bambang Yudhoyono tidak mencapai 50 persen alias hanya 33,02 persen.
"Insya Allah, Pemilihan Presiden akan berlangsung dua putaran," kata Direktur Lembaga Riset Informasi (LRI), Johan O Silalahi, mengomentari hasil survei dalam jumpa pers di Restoran Gado-gado Boplo, Jakarta, Minggu 7 Juni 2009.
Selain dua putaran, LRI menemukan pasangan Jusuf Kalla-Wiranto memepet SBY-Boediono di angka 29,28 persen dan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto di angka 20,09 persen. "Yang belum menentukan masih banyak, 17,56 persen," ujar Johan.
Survei yang dilakukan 2-5 Juni 2009 ini menggunakan metode teknik sampling gugus bertahap. Melibatkan 2.096 responden berusia 17 tahun ke atas atau telah menikah dengan estimasi margin of error 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei lain yang dilakukan akhir Mei 2009 oleh Lembaga Survei Indonesia, pasangan SBY-Boediono unggul dengan perolehan 70 persen. Di posisi dua, Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto 18 persen dan ketiga JK-Wiranto dengan hanya 7 persen.
• VIVAnews