Hidayat Nur Wahid
Pemilihan Satu Putaran, Suramadu II Terbangun
Akan ada penghematan Rp 4 triliun jika Pemilihan Presiden hanya satu putaran.
Jum'at, 12 Juni 2009, 14:12 WIB
Arfi Bambani Amri, Anggi Kusumadewi
Hidayat Nur Wahid. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Anggota Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, mendukung upaya Pemilihan Presiden berjalan satu putaran saja. Jika satu putaran, negara bisa menghemat uang yang setara dengan pembangunan jembatan terpanjang di Asia Tenggara, Jembatan Surabaya-Madura.

"Uang yang bisa dihemat mencapai sekitar 4 triliun rupiah," kata Hidayat di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 12 Juni 2009. "Ini uang yang cukup untuk membangun satu lagi Jembatan Suramadu.  Artinya, dana itu bisa digunakan untuk membangun jembatan-jembatan atau infrastruktur lain di seluruh nusantara," kata Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu.

Sementara dari sisi fokus penyelenggaraan kehidupan bernegara, bila Pemilihan satu putaran, maka akan ada waktu lebih, karena bulan Agustus dan September sudah tidak lagi memikirkan kampanye. "Jadi, siapapun presiden terpilih, ia bisa membentuk kabinet dengan lebih cepat, sehingga begitu ia dilantik pada tanggal 20 Oktober malam, tanggal 21-nya ia bisa langsung bekerja," ujar Hidayat yang terpilih kembali menjadi anggota DPR melalui daerah pemilihan Jawa Tengah V itu.

"Jadi, saya pribadi sih setuju untuk menyelesaikan pilpres dalam satu putaran saja. Tapi hendaknya kalaupun satu putaran, azas luber jurdil betul-betul diberlakukan. Jangan main kayu, asal menang, dan menghalalkan segala cara," katanya.

Untuk menyokong itu, Hidayat terlibat membuat iklan mendorong Pemilihan Presiden satu putaran. Iklan itu menurutnya bukan mengarahkan publik, tapi penyemangat semua pihak agar bekerja lebih baik memenangkan calonnya masing-masing.

arfi.bambani@vivanews.com

• VIVAnews
 
komentar
syamil
12/06/2009
Kalau Bapak yang jadi wapresnya saya yakin terwujud,tapi kalau wapresnya................. Wallahualam
Mochamad Agus
12/06/2009
Setuju sekali, masih banyak hal yg lebih bermanfaat untuk mengatasi masalah bangsa terutama pengentasan kemiskinan dan peningkatan mutu pendidikan dengan anggaran pemilu putaran ke II, daripada rakyat harus berlama-lama menyaksikan para elit politik bertarung..... Negara bukan cuma punya mereka. Ayo kita dukung yang benar ........
oegek
12/06/2009
saya tau saudara berpihak calon tertentu tapi biarlah rakyat yg menentukan bukan saudara.pendapat boleh2 aja tapi jangan asal ngomomg donk !!
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.