Kampanye Pilpres 2009
SBY Jawab Serangan Jelang Pilpres
“Saya ini ksatria, saya tidak mau menyimpang atau menyalahi aturan."
Jum'at, 12 Juni 2009, 15:35 WIB
Siswanto, Eko Huda S
SBY saat Kampanye Partai Demokrat (Antara/Saptono)

VIVAnews – Di depan ribuan pendukung yang berkumpul GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, kandidat presiden incumbent Susilo Bambang Yudhoyono menjawab sindiran yang pernah dialamatkan kepadanya ketika berlangsung deklarasi pemilihan presiden damai.

“Setelah acara itu, saya ditelpon dan di SMS (pesan singkat) banyak pihak. Kata mereka, kenapa saya seolah-olah dikeroyok,” kata SBY dari atas panggung kampanye.

Begitu mendapat pesan dan telepon bernada pesimis seperti itu, SBY mengatakan agar serangan semacam itu tidak perlu dicemaskan. Sebab, katanya, masyarakat Indonesia tetap akan setia mendukung calon presiden yang patuh terhadap aturan main.

Kemudian, SBY ditanya alasan waktu itu tidak ikut membalas serangan. “Saya ini ksatria, saya tidak mau menyimpang atau menyalahi aturan, tidak baik di depan rakyat saling hantam-menghantam,” kata SBY.

Serangan yang dimaksud SBY adalah sejumlah pernyataan bernada menjatuhkan pemerintah di saat berlangsung kampanye damai. Selain itu, KPU dianggap tidak mampu menyelenggarakan pemilihan dengan baik.

Menurut SBY, waktu yang diberikan KPU kepada masing-masing calon presiden untuk pidato memang bertujuan untuk saling mengekpresikan diri, “ tetapi bukan untuk saling menghantam.”

Dalam kampanye damai, kata dia, harusnya dilakukan dengan santun dan bermartabat.

Dia menyayangkan komitmen menjaga kampanye damai dan bermartabat itu dilanggar.

“Belum-belum sudah berburuk sangka, seolah-olah pemerintah intervensi KPU dalam pemilu, haram hukumnya pemerintah intervensi,” kata dia.

• VIVAnews
 
komentar
Rakyat
12/06/2009
LANJUTKAN !!!, SBY-BOEDIONO kami berada dibelakang, didepan, dikiri dan dikananmu !!!
QQ
12/06/2009
OK. Pak SBY. Lanjutkan
Bondy
12/06/2009
SETUJU LANJUTKAN! jangan pilih slogan Jagonya Kkn - Lebih banyak lebih baik. atau Mega - Pro 1500CC tapi pikiran kosong! Lanjutkan!
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.