Saling Klaim Perdamaian di Aceh
Kubu Mega-Prabowo: JK Lebih Berperan di Aceh
Pemerintah dinilai harus fair.
Senin, 15 Juni 2009, 16:24 WIB
Ismoko Widjaya, Aries Setiawan
Fadli Zon. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Kubu SBY-Boediono dengan JK-Wiranto saling klaim atas keberhasilan perdamaian di Aceh. Tim sukses Megawati-Prabowo angkat bicara. Menurut kubu Megawati-Prabowo, yang banyak berperan dalam proses perdamaian di Aceh adalah Jusuf Kalla.

"Memang yang lebih banyak bekerja dalam pemerintahan adalah Wakil Presiden (Jusuf Kalla)," kata tim sukses Megawati-Prabowo, Fadli Zon, dalam keterangan pers di Megawati-Prabowo Media Center, Jakarta Selatan, Senin, 15 Juni 2009.

Menurut Fadli Zon, semua pihak harus membuka mata dan mengutamakan kejujuran dalam melihat proses akhir perdamaian di Serambi Mekkah itu. Karena menurut Fadli, tidak hanya kalangan politik saja yang melihat banyaknya peran JK di Aceh.

"Kita harus jujur. Dalam konteks Aceh memang yang paling berperan itu adalah Pak JK. Semua kalangan termasuk kalangan intelektual melihat hal itu," ujar dia.

Fadli pun mengakui, setiap keberhasilan pastinya akan selalu menjadi bahan rebutan klaim. Tetapi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menyarankan agar pemerintah secara jujur juga mengungkapkan kegagalan. "Harus fair, jangan hanya mengklaim keberhasilan saja. Itulah, di Indonesia ini tidak pernah mengakui kalah," ujar dia.

Sabtu, 13 Juni, JK membeberkan soal proses perdamaian di Aceh. JK menceritakan bagaimana presiden tidak menandatangani masalah perdamaian dan pendirian partai lokal di Aceh.

"Sejak awal negosiasi itu yang menandatangani semua komitmen adalah wakil presiden. Tapi atas sepengetahuan presiden. Semua itu saya laporkan ke presiden. Coba periksa tidak ada tanda tangan siapa pun kecuali tanda tangan saya dalam perjanjian Helsinski itu," beber JK.

ismoko.widjaya@vivanews.com

 

• VIVAnews
 
komentar
Netral
15/06/2009
"Harus fair, jangan hanya mengklaim keberhasilan saja. Itulah, di Indonesia ini tidak pernah mengakui kalah," ujar Fadli Zon. Apakah anda juga mampu dan mau mengakui kekalahan Bung Fadli?
jimy
15/06/2009
"Harus fair, jangan hanya mengklaim keberhasilan saja. Itulah, di Indonesia ini tidak pernah mengakui kalah," ujar Fadli Zon.Apakan Anda Jg Bs Seperti Itu Bung???Mending Saling Intropeksi diri aja Dech ....... deal!
anak medan
15/06/2009
ya pastilah fadli bilang begitu. fadli gitu lho......takut dipecat jadi direktur ya fad he he he
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.

BERITA POLITIK TERPOPULER