Mereka menuju lima negara berbeda untuk melakukan bimbingan teknis pengawasan.
|
|
Anggota Badan Pengawas Pemilu, Wahidah Suaib (Antara/ Ujang Zaelani) |
|
VIVAnews - Sebagaimana Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu juga ke luar negeri. Kamis, 18 Juni 2009, anggota Badan Pengawas Pemilu, Wahidah Suaib, terbang ke London, Inggris. Kemudian, Jumat, 19 Juni 2009, Bambang Eka Cahya Widodo ke Kuala Lumpur, Malaysia. Agustiani Tio dijadwalkan ke Kairo, Mesir, pekan depan.
Pekan sebelumnya, Ketua Badan Pengawas Nur Hidayat Sardini ke New York, Amerika Serikat. Anggota Badan Pengawas Wirdyaningsih mengunjungi Seoul, Korea Selatan.
Agenda ke luar negeri itu untuk bimbingan teknis pengawasan Pemilu untuk Pengawas Pemilu Luar Negeri yang tergabung di sekitar 24 negara. "Kami hanya mengunjungi lima negara," kata Anggota Badan Pengawas Agustiani Tio melalui sambungan telepon, Sabtu, 20 Juni 2009.
Menurut Tio, awalnya pertemuan dengan pengawas luar negeri itu akan dilakukan di Indonesia. Namun, setelah perbandingan biayanya jauh lebih mahal. Akhirnya Badan Pengawas memutuskan bertemu di lima titik itu. "Dari sisi anggaran jauh lebih hemat," ujarnya.
Sementara saat yang sama, tiga anggota Komisi Pemilihan Umum juga berangkat ke luar negeri untuk melakukan sosialisasi. Komisioner I Gusti Putu Artha ke Den Haag (Belanda), Andi Nurpati Baharudin ke Wina (Austria) dan Syamsul Bahri ke Beirut (Libanon).
arfi.bambani@vivanews.com
• VIVAnews