Tim JK-Wiranto tahu pembuat iklan itu adalah Denny JA.
|
|
Politisi Golkar Burhanuddin Napitupulu & politisi Demokrat Hayono Isman (Antara/ Ismar Patrizki) |
|
VIVAnews - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jusuf Kalla-Wiranto, Burhanuddin Napitupulu, menyatakan iklan kampanye Pemilihan Presiden satu putaran itu provokasi. Jelas iklan itu tidak etis.
"SBY mengatakan bukan iklan SBY. Berarti iklan itu adalah ilegal," kata Burhanuddin usai menyimak Debat Calon Presiden 2009 Kamis 2 Juli 2009 malam. Tapi, "kalau tidak dia (SBY), siapa punya?"
Burhanuddin lalu menyebut nama Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia, Denny JA. Lembaga milik Denny, ujar Burhan, dikontrak oleh sebuah lembaga konsultan politik. "Yang memproduksi itu Denny JA dan ada tim satu putaran, di mana-mana bikin spanduk," ujar Burhan.
"Spanduknya apa? Saya tangkap di Medan, "satu putaran, lebih cepat lebih baik, lanjutkan"," ujar Burhanuddin. "Menurut pandangan JK, itu provokator," kata Burhan.
Dalam debat semalam, calon presiden Jusuf Kalla tanpa sungkan mengecam kampanye satu putaran dengan alasan menghemat uang negara Rp 4 triliun. Menurut JK, demokrasi tak bisa direndahkan dengan nilai uang seperti itu.
arfi.bambani@vivanews.com
• VIVAnews