|
VIVAnews - Insiden kecil mewarnai kampanye akbar terakhir di Jakarta pasangan capres-cawapres SBY-Boediono. Seorang yang mengaku anggota Forum Anggota Betawi atau Forkabi dikeroyok massa Forum Betawi Rempug (FBR).
Pantauan VIVAnews, kejadian itu terjadi di panggung kecil yang terletak di sebelah kanan panggung utama dan berjarak sekitar dua panggung, di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu, 4 Juli 2009.
Seorang anggota Forkabi bernama Theo menjadi bulan-bulanan kerumunan massa FBR. Awalnya, Theo terlihat memanjat sound system yang berada di atas panggung.
Theo tampak membawa bendera Forkabi. Baru sekitar ketinggian tiga meter, tiba-tiba Theo dipukul oleh salah seorang anggota FBR.
Theo pun jatuh dan tersungkur di dekat panggung. Ketika jatuh di atas tanah, Theo pun langsung dihajar dan dikeroyok oleh kerumunan yang memang tempat berkumpulnya massa FBR.
Untung saja beberapa anggota polisi melihat dan langsung melerai aksi penyeroyokan itu. Alhasil, Theo pun mengalami luka sobek di pelipis bagian kanan.
"Tadi saya mau memasang bendera Forkabi. Saya anggota Forkabi. Tadi dipukulin sama massa FBR. Mau pasang bendera saja, biar bendera Forkabi ada di atas," ujar Theo yang terus kesakitan.
Kejadian ini terjadi sesaat kandidat capres-cawapres SBY-Boediono tiba di Gelora Bung Karno. Pasangan nomor urut 2 di Pemilu Presiden (Pilpres) itu belum sudah memasuki area panggung utama dan siap melakukan orasi di kampanye akbar terakhir di Jakarta.
ismoko.widjaya@vivanews.com
• VIVAnews