Pemilu Presiden 2009
Tim Mega-Pro Desak KPU Umumkan Daftar Pemilih
DPT merupakan dokumen publik yang bisa diakses oleh siapapun.
Sabtu, 4 Juli 2009, 18:40 WIB
Ismoko Widjaya, Sandy Adam Mahaputra
Fadli Zon. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Kubu capres-cawapres nomor urut 1, Megawati-Prabowo menuntut Komisi Pemilihan Umum untuk mempublikasikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) ke seluruh peserta Pemilu Presiden (Pilpres). Alasannya, DPT merupakan dokumen publik yang bisa diakses oleh siapapun.

"Kami ingin agar DPT diumumkan serta diserahkan baik dalam bentuk softcopy dan hardcopy kepada seluruh peserta pilpres," kata Tim Kampanye Nasional Mega Prabowo, Fadli Zon, di Mega-Prabowo Media Center, Jalan Prapanca, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Juli 2009.

Menurut dia, hingga kini tim Mega-Prabowo belum menerima daftar salinan DPT. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menilai, DPT merupakan dokumen publik yang bisa diakses oleh setiap warga negara.

Selain itu, KPU juga harus segera melibatkan ketua RT di wilayah masing-masing KPU kabupaten/kota dalam pengecekan warga yang tidak terdaftar dalam DPT pilpres tahun 2009.  "DPT harus diserahkan kepada para ketua RT dan para saksi di TPS serta diumumkan di RT setempat," katanya.

KPU juga didesak agar memperbolehkan warga untuk menggunakan KTP yang disertai rekomendasi ketua RT masing-masing. Hal itu ditujukan terutama bagi warga yang tidak terdaftar dalam DPT Pilpres tahun 2009.

"Jika hal itu tidak dipenuhi KPU, sudah selayaknya KPU untuk menunda pelaksaan pilpres tahun 2009 sampai masalah DPT Pilres tahun 2009 terselesaikan. Jangan sampai kualitas Pilpres sama dengan pileg kemarin. KPU lagi-lagi hanya diam dan tidak menyadari kesalahannya" kata Fadli Zon.

ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.