Gambar tersebut merupakan hasil rekayasa yang sengaja ditempel.
|
|
Suharto dan Eurico Gueteres (TV One) |
|
VIVAnews - Panitia pemungutan suara di TPS 11, Kompleks masjid raya Ende, Kelurahan Kelimutu, Kecamatan Ende Tengah, NTT menemukan surat suara bergambar mantan presiden Soeharto dan mantan wakil panglima milisi pro integrasi Timtim, Eurico Gutteres.
Gambar tersebut merupakan hasil rekayasa yang sengaja ditempel pada saat proses pencontrengan pada pemilihan 8 Juli 2009 kemarin.
"Seorang pemilih tidak diketahui identitasnya sengaja menempel gambar pasangan Soeharto-Eurico Gutteres, pada tanda nomor dua," kata Ketua KPPS, Nurdin Taher kepada VIVAnews. Akibatnya, wajah SBY-Boediono tidak tampak karena tertimpa gambar Soeharto-Eurico Gutters.
Meski yang dicontreng adalah nomor urut dua, namun anggota KPPS dan para saksi sepakat untuk tidak memasukkan sebagai suara sah, karena gambar yang dicontreng bukan SBY-Boediono.
Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan guna mengetahui motif dibalik tindakan aneh itu. "Kami sulit untuk melacaknya karena tidak diketahui siapa yang memasukan gambar itu," tuturnya.
Laporan: Jemris Fointuna | Kupang
• VIVAnews