Baru tim Surya Paloh yang datang. Mereka pun belum menentukan pilihan.
|
|
Akbar Tandjung dan Aburizal Bakrie (Antara/ Akbar Nugroho Gumay) |
|
VIVAnews - Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Sumatera Barat belum menyatakan sikap memberikan suara pada satu calon ketua umum yang akan bertarung pada musyawarah nasional. Mereka masih menunggu semua calon membeberkan visi dan misi ke mereka.
"Kita akan gelar pleno dulu menjelang Munas nanti dan pleno akan kita lakukan akhir bulan ini (September)," kata Sekretaris DPD Golkar Sumbar Irdinansyah Tarmizi pada VIVAnews, Kamis, 10 September 2009.
Sejauh ini, aku Irdinansyah, pihaknya telah menerima tim sukses Surya Paloh untuk mendengarkan visi-misinya jika terpilih sebagai ketua umum baru nanti. Hanya saja, ia mengaku, Golkar Sumbar belum bersikap untuk memberikan suara pada Surya Paloh meskipun telah didatangi tim suksesnya.
"Visi-misi Surya Paloh bagus, hanya saja kita juga ingin mendengar hal serupa dari calon kandidat yang lain," katanya. Terkait peluang calon ketua umum yang lain, menurutnya, Golkar Sumbar membuka kesempatan bagi kandidat ketua umum menyampaikan vivi-misinya.
Pihaknya bersedia mengundang seluruh DPD Golkar Sumbar jika salah satu kandidat ingin berkujung. "Jika mereka datang (termasuk Ical) kami akan siapkan seluruh pengurus daerah untuk mendengarnya," ujar Irdinansyah.
Menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih bersikap mencari calon yang pas untuk duduk sebagai ketua umum menggantikan Jusuf Kalla. Secara prinsip, Golkar Sumbar memiliki kriteria calon ketua umum yang akan duduk nanti mesti memiliki kemampuan untuk membesarkan dan memenangkan Pemilu 2014
Munas partai berlambang beringin akan digelar 4-5 Oktober di Pekanbaru, Riau. Sedikitnya, sejumlah nama seperti Aburizal Bakrie, Surya Paloh, Yuddi Crisnandi, Tommy Soeharto, akan meramaikan persaingan ketua umum. Aburizal Bakrie disebut-sebut sebagai calon kuat setelah kemarin malam dikabarkan mendapat dukungan dari 24 DPD Golkar di Tanah Air.
Laporan Eri Naldi | Padang
• VIVAnews