Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PG membuat strategi baru untuk menangkal strategi jalur ABC.
|
|
Akbar Tandjung (ANTARA/Ismar Patrizki) |
|
VIVAnews - Partai Golkar (PG) merasa strategi-strategi yang selama ini diterapkan, telah 'dicuri' partai politik lain. Strategi Golkar kini justru lebih banyak diterapkan di partai lain.
Strategi yang dimaksud adalah langkah partai untuk mendudukan tokoh-tokoh partai di sejumlah lembaga tinggi baik di tingkat pusat dan daerah. Partai menamakan strategi itu penguasaan jalur ABC.
"Strategi partai yang menggunakan jalur ABC, kini digunakan oleh partai lain," ujar wakil dari salah satu Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Provinsi Lampung di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu 3 Oktober 2009.
Wakil DPD tersebut meminta agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PG membuat strategi baru untuk menangkal strategi jalur ABC yang kini diterapkan partai lain.
Menanggapi pernyataan tersebut, mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tandjung mengakui bahwa strategi pada masa Orde Baru (Orba) tersebut memang kini digunakan oleh Parpol lain. Namun masa dimana PG pernah berkuasa tersebut sudah berakhir dan terus terjadi perubahan dan dinamika di masyarakat.
Untuk menangkal strategi dari Parpol lain, Akbar menganjurkan agar PG ke depan lebih mengedepankan transparansi untuk pembangunan demokrasi di Tanah Air. Selain itu itu, PG juga harus mengusung isu-isu yang melekat dengan kebutuhan masyarakat.
Ditambahkannya, PG harus mendorong agar sistem pemilihan umum mendatang dilakukan secara terbuka dari saat ini proporsional terbuka. "Kalau tidak diubah, kondisi ini dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh partai yang berkuasa," ujarnya.
Lebih jauh, PG diharapkan dapat membuat sebuah sistem yang bisa menangkal kemungkinan kekuasaan bisa melakukan penyalahgunaan.
• VIVAnews