Politik
Munas Golkar
Pendukung Surya Paloh Merasa Ditelantarkan
Mereka tidak mendapat penginapan dan kartu identitas peserta Munas.
Senin, 5 Oktober 2009, 18:21 WIB
Arfi Bambani Amri

VIVAnews - Merasa ditelantarkan panitia, sejumlah Dewan Pimpinan Daerah Golkar tingkat I dan II peserta Musyawarah Nasional Partai Golkar marah-marah. Mereka merupakan pendukung Surya Paloh yang datang hari ini. Sebagian mereka diterbangkan dari Bali ke Riau.

Dari informasi yang dirangkum VIVAnews, Senin 5 Oktober 2009,  kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Setiba di Pekanbaru, para pendukung Surya Paloh ini merasa tidak diperhatikan panitia. Beberapa item yang harusnya menjadi kegiatan mereka, tidak didapatkannya.

Di antaranya yang mereka keluhkan adalah tidak mendapat biaya akomodasi, ID Card dan pelayanan lainya. Kontan saja hal ini membuat sejumlah DPD I dan II, seperti dari Maluku, Papua, Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat. Mereka yang harusnya menginap di Hotel Pangeran, sebagian malah ada yang tidak dapat.

Dalam keterangan persnya kepada wartawan, Sekretaris DPD II Kota Tual, Provinsi Maluku, Fadilah Rahawarin, mengatakan, mereka sangat menyayangkan dengan sikap pantia. Dengan kejadian seperti ini, mereka menilai Munas tidak lagi sportif. "Panitia sengaja melemahkan calon yang kami unggulkan. Ini sudah tak sehat lagi," ujarnya.

Mereka akhirnya mendatangi Surya Paloh di Hotel Aryaduta untuk mengadukan masalah ini. Kepada VIVAnews, Ketua Tim sukses Surya Paloh, Jeffrie Geovanie membenarkan hal ini. "Saat ini kami sedang mencarikan solusinya agar mereka mendapat tempat penginapan, ID card dan lainnya. Kami coba bantu panitia," ujarnya sambil menambahkan sangat menyayangkan kejadian ini. Sebab, masalah tersebut merupakan tanggung jawab panitia.

Laporan Ali Azumar | Pekanbaru

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
   
Nama
Email
Komentar
 
  Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
 
 
  *Jika anda member Vivanews, silahkan  atau